jateng.jpnn.com , SEMARANG - Konten misleading (menyesatkan) di media sosial dinilai lebih berbahaya dibandingkan hoaks karena informasi yang disampaikan masih mengandung fakta, tetapi konteksnya telah dimanipulasi.
Please refer to the full article at https://jateng.jpnn.com/jateng-terkini/20963/konten-misleading-dinilai-lebih-berbahaya-daripada-hoaks-ini-alasannya.