
TIDAK ada sekolah yang mengajarkan bagaimana menjadi seorang ayah yang kehilangan anak. Tidak ada kitab yang mampu menjelaskan mengapa takdir terkadang meminta seorang ayah mengantarkan putrinya lebih dahulu menuju pusara.Semua teori tentang kesabaran mendadak terasa kecil ketika seorang ayah berdiri di hadapan gundukan tanah merah anaknya. Mengusap kembang aneka warna, seperti kenangan yang menjadi mozaik cerita.Hari ini, saya memahami bahwa ada luka yang tidak ditujukan untuk benar-benar sembu.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/07/18/715056/monumen-cinta-bernama-nurul-izzah
Please refer to the full article at https://rmol.id/publika/read/2026/07/18/715056/monumen-cinta-bernama-nurul-izzah.