
Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi melakukan perombakan (reshuffle) kabinet perdana dalam upaya memulihkan popularitasnya yang sedang merosot. Reshuffle yang dilakukan pada 17 September 2026 ini untuk menjaga stabilitas pemerintahan menjelang sidang parlemen luar biasa yang diagendakan berlangsung pada 5 Oktober mendatang. Takaichi melakukan sejumlah penyesuaian dengan tetap mempertahankan para menteri kunci. Perombakan ini merupakan taktik yang umum digunakan seorang perdana menteri ...
Please refer to the full article at https://rm.id/baca-berita/internasional/326746/popularitasnya-merosot-takaichi-rombak-kabinet-pertahankan-menteri-kunci.