
JIKA ekonom istana selama ini menjilati dan mengimani neoliberalisme, di negara lain justru tumbuh ekonom yang mengkritiknya dengan serius, fokus, fundamental, tematik, dan terstruktur (S2F2T). Padahal, neoliberalisme hanya cicit dari pikiran materialisme (kebendaan) dan anak haram globalisme (penjarahan). Tak lebih, tak kurang.Dalam sejarahnya, induk materialisme sudah dihabisi oleh para pendiri republik karena menghasilkan tesa: keuangan yang maha kuasa. Tesa yang memperanakkan sikap sekuler d.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/read/2026/09/13/721540/kritik-terhadap-neoliberalisme
Please refer to the full article at https://rmol.id/read/2026/09/13/721540/kritik-terhadap-neoliberalisme.