
Indonesian Audit Watch (IAW) meminta regulator menguji secara ketat setiap titik waktu dalam rencana pengambilalihan sekitar 62 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN), menyusul laporan tawaran sekitar 3 miliar dolar AS atau Rp52,8 triliun oleh entitas yang dikendalikan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.Sekretaris Pendiri IAW, Iskandar Sitorus mengatakan, perkembangan rumor tersebut membuat regulator perlu membangun rekonstruksi waktu secara menyeluruh, mulai dari pembicaraan transaksi, .. Baca selengkapnya di https://rmol.id/bisnis/read/2026/09/12/721471/iaw-jangan-tunggu-closing-untuk-tentukan-waktu-pengendalian-byan-berpindah
Please refer to the full article at https://rmol.id/bisnis/read/2026/09/12/721471/iaw-jangan-tunggu-closing-untuk-tentukan-waktu-pengendalian-byan-berpindah.