
Dilansir dari AFP, UNODC menyebut lonjakan tersebut mencerminkan perkembangan pesat ekonomi kriminal berbasis penipuan siber, yang kini semakin terorganisasi, lintas negara, dan didukung teknologi canggih.
Please refer to the full article at https://koran-jakarta.com/2026-07-22/kerugian-penipuan-siber-tembus-us114-miliar.