
Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mengganggu tatanan rantai pasok (supply chain) global. Terganggunya distribusi akibat buka tutup Selat Hormuz, membuat harga minyak dunia melambung, yang pada akhirnya mendorong kenaikan inflasi global. Ironisnya, belum ada tanda-tanda perang akan segera berakhir. Namun, di tengah banyak negara yang berjuang menjaga stabilitas ekonominya, Indonesia justru dinilai memiliki daya tahan yang cukup kuat. Kekayaan sumber daya alam menjadi salah ...
Please refer to the full article at https://rm.id/baca-berita/ekonomi-bisnis/320693/airlangga-hilal-akhir-perang-belum-terlihat-alhamdulillah-kita-imun-terhadap-gejolak-global.