
Usulan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) untuk mengenakan tarif Rp2.000 per perjalanan pada layanan Mikrotrans atau JakLingko perlu dilihat lebih jauh.Direktur Jakarta Institute Agung Nugroho mengatakan, persoalannya bukan hanya soal tarif, tetapi juga dampaknya terhadap masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya keluarga yang memiliki anak sekolah.Agung mengingatkan, bagi sebagian orang, Rp2.000 mungkin terlihat kecil. Namun bagi keluarga kurang mampu, pengeluaran yang terlihat kecil jika.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/nusantara/read/2026/08/30/720050/keluarga-miskin-bakal-kedodoran-jika-jaklingko-berbayar
Please refer to the full article at https://rmol.id/nusantara/read/2026/08/30/720050/keluarga-miskin-bakal-kedodoran-jika-jaklingko-berbayar.
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260830-trans-banyumas.jpg)