
BESARNYA alokasi pelayaran perintis ke Indonesia Timur bukan sekadar menunjukkan keberpihakan anggaran, tetapi juga mengingatkan bahwa ketimpangan konektivitas antarpulau masih menjadi pekerjaan rumah terbesar pembangunan maritim Indonesia. Dari 107 trayek pelayaran perintis yang dijalankan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, pada Tahun Anggaran 2025, sebanyak 54 trayek atau 51 persen dialokasikan untuk kawasan timur. Indonesia Bagian Tengah mendapat 41 trayek (38 pers.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/publika/read/2026/07/18/714994/menakar-arah-pemerataan-lewat-pelayaran-perintis
Please refer to the full article at https://rmol.id/publika/read/2026/07/18/714994/menakar-arah-pemerataan-lewat-pelayaran-perintis.