
OJK menyoroti ketimpangan likuiditas perbankan dan rendahnya pertumbuhan kredit UMKM yang hanya mencapai 1,05 persen di tengah ekspansi kredit total.
Please refer to the full article at https://mediaindonesia.com/ekonomi/929384/ojk-waspadai-ketimpangan-likuiditas--genjot-kredit-umkm.