
Pemerintah Spanyol mengklaim arus masuk migran ke wilayah kantongnya di Afrika Utara, Ceuta, telah berhenti setelah memasang barier terapung di perbatasan laut dengan Maroko.Langkah darurat itu diambil menyusul gelombang kedatangan sekitar 60 ribu migran dalam dua hari terakhir yang memicu kekhawatiran di tingkat Uni Eropa.Penghalang sepanjang 500 meter tersebut mulai dipasang sejak Sabtu waktu setempat, 1 Agustus 2026 di kawasan pemecah ombak Tarajal, salah satu jalur utama yang digunakan migr.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/dunia/read/2026/08/02/716808/spanyol-klaim-arus-migran-ke-ceuta-berhenti-setelah-pemasangan-barier-laut
Please refer to the full article at https://rmol.id/dunia/read/2026/08/02/716808/spanyol-klaim-arus-migran-ke-ceuta-berhenti-setelah-pemasangan-barier-laut.