Abdul Mu'ti menambahkan bahwa maraknya misinformasi dan disinformasi menuntut komunikasi publik dibangun di atas akurasi, integritas, dan tanggung jawab.
Please refer to the full article at https://mediaindonesia.com/humaniora/919939/raih-popular-government-institution-award-2026-kemendikdasmen-bangun-kepercayaan-publik-melalui-komunikasi-empatik.