
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai istilah yang digunakan Presiden tidak dimaksudkan untuk menyerang profesi atau kelompok tertentu secara langsung.
Please refer to the full article at https://koran-jakarta.com/2026-07-27/polemik-londo-ireng-pengamat-nilai-kritik-harus-tetap-dijamin-dalam-demokrasi.