
Di Seteluk, Sumbawa Barat, semangkuk bakso menjadi awal perubahan. Di pesisir Plampang, ikan asin yang dulu hanya dijual di pasar lokal kini menyeberangi lautan. Sementara di lereng Rinjani, bawang putih hitam dari Sembalun menemukan pembelinya hingga Rusia dan Meksiko. Kisah-kisah itu mungkin tampak sederhana. Namun, di baliknya tersimpan makna yang lebih besar: bagaimana keberlanjutan tidak berhenti pada menjaga lingkungan, tetapi juga mengangkat harkat hidup masyarakat. Di wilayah ...
Please refer to the full article at https://rm.id/baca-berita/ekonomi-bisnis/319126/jejak-keberlanjutan-amman-saat-tambang-mengubah-nasib-warga.