
RAPBN 2027 kembali datang dengan angka-angka besar. Pendapatan naik. Belanja membesar. Pertumbuhan ditargetkan 6 persen. Kemiskinan ingin ditekan. Pemerintah menjanjikan disiplin fiskal. Tetapi di antara semua angka itu ada satu angka yang tidak boleh terlalu banyak diberi bedak: defisit. Di situlah ironi anggaran bekerja. Defisit bisa didandani dengan bahasa optimistis: ekspansif, produktif, terukur, berkelanjutan. Semua istilah itu sah. Tetapi selisih antara pendapatan dan belanja tetap ...
Please refer to the full article at https://rm.id/baca-berita/vox-populi/324972/defisit-tak-bersolek.
